Menu
Panduan Melakukan Investasi Emas – Emas Digital
Posted : 2020-06-09, By Admin SHG
Panduan Melakukan Investasi Emas – Emas Digital

Pahami Perbedaan Investasi Emas Digital dan Fisik 


Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang paling diminati oleh masyarakat dan para investor. Jual beli emas bahkan sudah menjadi investasi yang sudah ada sejak lama karena dianggap memberikan imbal balik yang menjanjikan.

Apabila dulunya investasi dilakukan dengan membeli emas fisik terutama emas batangan namun saat ini investasi emas sudah bisa dilakukan secara non-fisik atau yang disebut tabungan emas digital. Baik emas fisik maupun emas digital sama-sama dapat memberikan keuntungan namun keduanya tentu memiliki perbedaan sehingga bisa menjadi pertimbangan sebelum membelinya.

Perbedaan Emas Fisik dan Emas Digital

Berikut adalah perbedaan mendasar antara investasi emas fisik dan investasi emas digital. Untuk mereka yang berniat untuk melakukan investasi emas, ada baiknya mempelajari dan memahami perbedaan antara kedua jenis investasi emas tersebut. 

Nilai pembelian

Perbedaan yang utama yaitu nilai pembelian emas fisik dan non fisik. Pembelian emas digital dapat dibeli dalam nominal berapapun biasanya mulai dari 0,01 gram sedangkan emas fisik harus sesuai dengan cetakan emas yang tersedia mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 10 gram, 25 gram, dan seterusnya.

Pembelian emas digital bisa bebas dikarenakan tidak berhubungan dengan berat emas dan juga bukan merupakan emas fisik yang bisa dipegang. Maka dari itu hanya berdasarkan dengan nominal pembelian minimal.

Waktu pembelian

Emas digital biasanya dapat dibeli kapan saja dan di mana saja. Apalagi didukung dengan nominal pembelian yang bervariasi maka membuat masyarakat bisa membeli emas digital dengan mudah berulang kali. Berbeda dengan emas fisik yang terbatas dan umumnya harus dibeli di toko-toko emas ataupun melalui PT Antam.

Periode pembelian emas fisik biasanya berlangsung lebih lama karena harus menabung terlebih dahulu sedangkan pada emas digital bisa dibeli misalnya 3 hari atau seminggu sekali dalam jumlah yang kecil kemudian akan dikumpulkan hingga menjadi banyak.

Biaya penyimpanan

Terdapat juga perbedaan dalam sisi biaya penyimpanan. Apabila membeli emas fisik, maka perlu disediakan tempat penyimpanan yang aman untuk mengurangi risiko kehilangan dan pencurian emas. Emas bisa dititipkan pada perusahaan tempat membeli emas tersebut namun ada yang juga lebih memilih menyewa safe deposit box yang tersedia di bank sehingga diperlukan biasa penitipana atau biaya sewa.

Berbeda dengan emas digital yang memiliki biaya penyimpanan yang lebih kecil karena bukan termasuk emas fisik. Biaya penyimpanan ini akan menjaga emas digital dicuri oleh hacker. Biasanya biaya penitipan tahun pertama gratis sedangkan tahun berikutnya yaitu Rp 30.000 per tahun atau lebih.

Komentar