Menu
Kapan Harga Emas Turun dan Naik?
Posted : 2020-06-08, By Admin SHG
Kapan Harga Emas Turun dan Naik?

Harga Emas Hari Ini Turun

Harga emas hari ini masih menunjukkan pelemahan harga. Harga emas per gram tercatat sebesar Rp 782.000 (sumber: sehatigold.com). Harga emas logam mulia tercatat sebesar Rp 876.000 (sumber: logammulia.com).

Kapan Harga Emas Turun di Tahun 2020?

Berdasarkan grafik harga emas sehatigold, harga emas di tahun 2020 secara konsisten naik atau stabil. Penurunan harga emas mulai terjadi di pertengahan tahun 2020. Penurunan harga emas tersebut disebabkan oleh beberapa menurunnya harga emas dunia dan juga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

Harga emas dunia melemah semenjak terjadinya pemulihan pasar modal di Amerika Serikat. Indeks saham Amerika Serikat menunjukkan pemulihan secara perlahan tapi pasti semenjak April 2020 setelah sebelumnya anjlok sedalam 30% lebih. Anjloknya pasar modal Amerika Serikat tersebut dikarenakan oleh pandemi COVID-19 yang menimbulkan ketakutan di pelaku pasar.

Walaupun pandemi COVID-19 belum menunjukkan titik cerah yang berarti, sepertinya pelaku pasar sudah mulai bosan dan jenuh dengan berita-berita negatif dari pandemi tersebut. Pada kenyataannya, angka pengangguran di Negara Paman Sam tersebut belum menunjukkan perbaikan yang berarti. Angka pengangguran di Amerika Serikat naik ke titik tertinggi di 14,7% dibandingkan 3,6% 1 tahun yang lalu.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menguat drastis karena kerusuhan yang menimpa Amerika Serikat semenjak 2 minggu yang lalu.

Kerusuhan tersebut dipicu oleh meninggalnya George Floyd di tangan polisi Amerika. George Floyd adalah orang berkulit hitam yang tidak bersalah dan diinjak oleh seorang polisi Amerika bernama Derek Chauvin. George diinjak oleh Derek di bagian leher selama paling sedikit tujuh menit.

Kejadian tersebut direkam oleh ponsel dan menjadi viral. George berulang kali berusaha mengatakan bahwa ia tidak bisa bernafas namun hal tersebut diabaikan oleh Polisi Derek sehingga mengakibatkan kematiannya.

Viralnya video tersebut mengundang kritis yang tajam terhadap rasialisme dan tindakan polisi yang dianggap semena-mena. Berbagai kritik ditujukan kepada kepolisian Amerika Serikat akan tetapi kritik tersebut diabaikan sampai puncaknya Presiden Donald Trump yang berpihak kepada polisi mengatakan untuk “menembak” mereka yang membuat kerusuhan melalui akun Twitternya.

Twitter, untuk pertama kalinya, menyatakan perlawanan kepada Presiden Amerika tersebut dengan menyatakan bahwa sang Presiden telah menyalahi peraturan media sosial dengan mempromosikan kekerasan dan kebencian.

Demonstrasi pun terjadi di beberapa kota besar di Amerika Serikat seperti New York, Chicago, Philadephia, Seattle, sampai ke ibukota negara di Washington DC. Demonstrasi tersebut bertujuan mengkritis kekerasan dan kesemena-menaan polisi terutama terhadap kaum minoritas di Amerika Serikat.

Demonstrasi yang berawal dengan damai tersebut mulai ricuh dengan adanya penjarahan di pusat-pusat perbelanjaan di Amerika Serikat. Kejadian tersebut memicu Presiden untuk mengerahkan Polisi Militer dan Tentara Nasional yang justru memperkeruh situasi.

Kapan Harga Emas Akan Naik di Tahun 2020?

Pemulihan pasar modal di Amerika Serikat dinilai tidak mencerminkan keadaan di lapangan. Hal tersebut memicu spekulasi dan opini bahwa akan ada titik pengambilan keuntungan (profit taking) dalam waktu dekat yang akan mengoreksi harga pasar saham di Amerika.

Hal tersebut memungkinkan potensi kenaikan harga emas kembali. 

Komentar